Proyek Balai Desa Talang Taling Diduga Sarat Kejanggalan, Material Murahan Jadi Sorotan

banner 468x60

Muara Enim.Zonanusantara.my.id. – Proyek pembangunan Balai Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim yang bersumber dari APBD Muara Enim Tahun Anggaran 2025(Jumat,26 September 2025)kembali menuai sorotan publik. Proyek bernilai Rp 527.539.000 yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Elang Hitam Mediatama itu diduga sarat kejanggalan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Saat tim media melakukan investigasi langsung ke lokasi pekerjaan, tampak jelas sejumlah indikasi ketidaksesuaian antara spesifikasi teknis dengan pelaksanaan di lapangan. Mutu material yang digunakan jauh dari standar, pondasi terlihat tidak dalam, dan penggunaan rangka baja bermerek Trendy yang dikenal lebih murah menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas bangunan. Tidak hanya itu, seng yang dipasang juga tampak tipis dan tidak berbobot, sehingga patut diragukan daya tahan dan keamanannya untuk jangka panjang.

Masyarakat sekitar mulai resah, sebab proyek yang seharusnya menjadi fasilitas penting bagi desa justru dikhawatirkan hanya menjadi bangunan asal jadi. Apalagi nilai kontrak proyek ini mencapai setengah miliar lebih, namun kualitas hasilnya dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang digelontorkan.

“Pembangunan Balai Desa itu untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk memperkaya segelintir pihak. Kami minta dinas terkait segera turun langsung mengecek ke lapangan, jangan sampai proyek asal jadi seperti ini dibiarkan,” tegas Rusmin.

Publik kini menunggu sikap tegas aparat pengawas, baik dari Inspektorat, Dinas PMD, hingga aparat penegak hukum, untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika benar ada unsur penyimpangan, maka kontraktor pelaksana harus bertanggung jawab penuh sesuai aturan hukum yang berlaku.

Proyek ini diharapkan bukan hanya menjadi formalitas pembangunan, melainkan benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Talang Taling. Namun, jika kualitas pekerjaan terus dibiarkan seperti saat ini, dikhawatirkan Balai Desa tersebut hanya akan menjadi “bangunan setengah hati” yang cepat rusak dan menguap begitu saja.

saat di konfirmasi pihak kontraktor oleh media ini nomor sudah tidak aktif (di blokir) pihak kontraktor rohadi.(Tem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *