Tanam Perdana Padi Sawah di Lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Tambangan Kelekar, Wujud Nyata Dukungan Pemerintah Terhadap Petani Lokal

banner 468x60

Muara Enim, Zonanusantara.my.id — Sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama masyarakat Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang, melaksanakan tanam perdana padi sawah di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR), Kamis (23/10/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat desa yang kini memiliki lahan produktif baru dengan luas mencapai 70,hektare. Lahan ini merupakan hasil dari program CSR yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pihak swasta, dan kelompok tani setempat.

Acara tanam perdana tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Camat Gelumbang Herry Mulyawan, SP, MM, Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Fraksi Partai Perindo Izroni Ilyas, S.Pd., M.M.kepala desa alim Iskandar. Dandamil 404/01, Kapolsek Gelumbang, Kepala Desa Kecamatan Gelumbang yang hadir.kepala desa putak, melilian,teluk limau,Bitis,pinang banjar, PPL Ramlan, Babinsa Saripudin, Bhabinkamtibmas Yogi, perangkat desa (Pemdes), BPD, tokoh masyarakat, serta puluhan petani dan warga Desa Tambangan Kelekar yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Camat Gelumbang Herry Mulyawan, SP, MM, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung terwujudnya lahan cetak sawah rakyat di wilayahnya.

“Kegiatan tanam perdana ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata untuk mewujudkan kemandirian pangan masyarakat. Pemerintah Kecamatan bersama Pemkab Muara Enim berkomitmen untuk terus mendukung para petani melalui berbagai program pembinaan dan bantuan teknis,” ujar Herry.

Ia menambahkan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Gelumbang. Oleh sebab itu, keberadaan lahan cetak sawah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani serta memperluas lapangan kerja di pedesaan.

Sementara itu, Anggota DPRD Muara Enim Fraksi Perindo Izroni Ilyas, S.Pd., M.M., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada.

“Kami di legislatif akan terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada petani. Program CSR cetak sawah ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi mampu membawa manfaat besar bagi masyarakat. Ke depan, kami berharap lahan ini bisa menjadi contoh sukses pengembangan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Muara Enim,” ujar Izroni.

Kepala Desa Tambangan Kelekar juga menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program tersebut. Menurutnya, selama ini sebagian warga hanya mengandalkan lahan tadah hujan yang hasilnya tidak menentu. Dengan adanya cetak sawah baru, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Kami mewakili masyarakat desa sangat berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu. Lahan ini akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab. Petani juga sudah dibekali bimbingan teknis oleh PPL dan pendamping lapangan agar hasil panen nantinya bisa maksimal,” ungkapnya.

Di sisi lain, PPL Ramlan menjelaskan bahwa sebelum dilakukan tanam perdana, lahan telah melalui proses pengolahan tanah, pembentukan petakan sawah, hingga penyediaan jaringan irigasi sederhana. Jenis padi yang ditanam merupakan varietas unggul dengan masa tanam yang disesuaikan dengan kondisi lahan setempat dan untuk bantuan cetak sawah untuk masyarakat selama 3 tahun,Di kasih pupuk,bibit.dan untuk di desa tambangan kelekar punya 70 hektar,di kecamatan gelumbang ada 6 desa yaitu, tambangan kelekar,Bitis,Sukajaya,putak, kartamulia, pinang banjar.dan untuk kecamatan Gelumbang mempunyai 341 hektar.

Kegiatan tanam perdana berlangsung penuh semangat. Para pejabat dan warga bersama-sama turun ke sawah untuk menanam padi secara simbolis. Suasana penuh kebersamaan dan gotong royong tampak jelas di wajah para petani yang menyambut musim tanam baru dengan optimisme.

“Kami berharap hasil panen kali ini bisa menjadi kebanggaan bagi Desa Tambangan Kelekar. Kami siap menjaga dan merawat lahan ini agar terus produktif,” ucap Saripudin, Babinsa setempat, yang turut membantu pengawasan lapangan.

Dengan adanya program CSR cetak sawah ini, diharapkan Desa Tambangan Kelekar dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Muara Enim dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis masyarakat.

Sebagai penutup, Camat Gelumbang Herry Mulyawan menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian.

“Pertanian bukan hanya tentang menanam padi, tetapi tentang membangun harapan, menjaga ketahanan pangan, dan memperkuat ekonomi rakyat. Mari kita bersama-sama jaga semangat ini untuk kesejahteraan bersama,” pungkasnya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *