Proyek Gelap di Desa Tanjung Miring: Tanpa Papan Informasi, Pekerja Tak Kenal Kontraktor, Pembangunan Tetap Jalan — Ada Apa?

banner 468x60

MUARA ENIM,Zonanusantara.my.id.— Dugaan kejanggalan pada proyek pembangunan gedung di Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, kian mencolok. Pekerjaan terus berjalan tanpa satu pun papan informasi, sebuah pelanggaran terang-terangan terhadap aturan transparansi proyek pemerintah.

Sejak awal kegiatan, masyarakat dibuat bingung: projek apa ini? siapa pelaksana? dari mana anggarannya? Tidak ada satu pun informasi yang dapat dilihat publik.

Saat media turun melakukan kontrol sosial pada 17 November 2025, para pekerja justru memberikan jawaban mengejutkan:
mereka tidak mengetahui siapa kontraktor yang membangun gedung tersebut.
Ini bukan janggal lagi—ini alarm besar.

Kontrol sosial kedua dilakukan pada 20 November 2025, namun hasilnya malah memperkuat dugaan ketertutupan. Papan informasi masih nihil, sementara progres pembangunan sudah mencapai sekitar 50%, seolah sengaja dikebut tanpa identitas jelas.

Ketika pekerjaan sudah setengah rampung tetapi identitas proyek disembunyikan, publik patut curiga. Transparansi bukan formalitas—ini kewajiban hukum.
Karena tanpa papan informasi, masyarakat tidak dapat mengetahui:

nilai anggaran

sumber dana

kontraktor pelaksana

konsultan pengawas

jangka waktu pekerjaan

Menghilangkan papan proyek hingga setengah pembangunan adalah indikasi kuat adanya pelanggaran prosedur, bahkan bisa mengarah pada upaya menutup-nutupi sesuatu.

Warga mendesak dinas terkait segera turun, membuka fakta di balik proyek misterius ini, dan menertibkan pelaksana yang bekerja tanpa identitas.

Publik berhak tahu.
Dan setiap proyek yang memakai uang negara wajib terbuka, bukan dijalankan seperti kegiatan gelap.

Laporan Robin andriyansyah

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *