Pembangunan Jalan Cor Beton Tahun 2025 di Jalan Flores Dalam Diduga Asal Jadi, Baru Seumur Jagung Sudah Retak dan Berdebu
– Kegiatan Pembangunan jalan cor beton yang berlokasi di Jalan Flores Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih. Pasalnya, kegiatan proyek pembangunan jalan yang bersumber dari APBD Kota Prabumulih Tahun 2025 yang di kerjakan CV. KARADA, dengan Nilai Rp. 179.640.000, malah timbulkan debu dan parahnya baru seumur jagung dibangun, banyak bagian yang retak-retak. Sehingga warga menuding, proyek pembangunan jalan cor beton tersebut, dinilai kualitasnya buruk. Rabu (23/07/2025)
Salah satu warga setempat, yang enggan disebutkan namanya bukan mempermasalahkan nilai anggaran tapi hasil kualitas pembangunan jalan cor beton yang hasilnya sangat buruk.
Ia mengungkapkan ke awak Media pengecoran pembangunan jalan di Desanya tak sesuai harapan, lantaran hasil kualitasnya buruk. Sejak pengecoran kelar, jalan malah berdebu hingga menjadi keluhan. Anehnya lagi, kondisi jalan baru sudah banyak yang retak-retak.
“Iya pak, ini jalan baru selesai dikerjakan, tapi sudah berdebu dan ada yang retak-retak. Pacak la kamu nilainya,” ucap salah satu warga.
Memang dari pantauan awak media dilapangan, terlihat berdebu dan ada beberapa titik yang retak-retak.
Tidak sampai disitu narasumber juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk ikut memantau agar dapat menindak jika terjadi kebocoran atau penyimpangan anggaran. Karena ini uang negara bukan uang pribadi.
Warga berharap pihak APH agar lebih proaktif untuk mengawasi jalannya pembangunan jalan di Kelurahan tersebut.
Warga juga meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) provinsi Sumsel dan Inspektorat Kota Prabumulih jika pembangunannya sudah selesai dikerjakan agar dapat langsung kelapangan untuk memeriksa hasil fisik bangunannya, tidak hanya memeriksa laporan adminitrasi saja pembangunan hasil fisik kualitas rabat beton pun, harus bisa di sinkronkan dengan hasil laporan adminitrasi. Apakah memang sesuai atau tidak. Jika tidak sesuai maka harus ada penindakan,” tegas Warga.
Hingga Berita di terbitkan belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Pihak terkait.





