FISIP UNSRI Terangi Desa Pinang Banjar dengan Program Kerja Nyata: Cogito Cerdas Sosial 2025 Secercah Harapan Pekebun Nanas Dan Inovasi Tata Kelola Kebun Ramah Lingkungan

banner 468x60

Muara Enim.Zonanusantara.my.id. ,- Mengusung semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi dan semangat pengabdian masyarakat , Sejumlah Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar menggelar Program Kerja Nyata (PKN) bertajuk “COGITO Cerdas Sosial 2025” di Desa Pinang Banjar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, pada Sabtu (13/9/2025).

Lebih dari sekadar program, ini adalah investasi masa depan bagi para pekebun nanas dan bukti nyata bahwa ilmu pengetahuan dapat mengubah kehidupan.

Acara yang berlangsung di balai desa Pinang Banjar ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Pinang Banjar Marzuan dan Sekretaris Desa Darwis, perwakilan Kecamatan Gelumbang, Duta Tani Pinang Banjar, masyarakat yang mayoritas merupakan pekebun nanas, serta mahasiswa dan mahasiswi FISIP UNSRI.

Direktur Utama BO Cogito FISIP UNSRI, Muhammad Garib Ramadhan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah memungkinkan terselenggaranya acara ini.

Ia juga menekankan pentingnya diskusi dan sosialisasi mengenai penyakit layu nanas yang sering menyerang tanaman nanas, serta pemanfaatan limbah nanas sebagai upaya peningkatan nilai ekonomi.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana kami berupaya untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian,” ujar Muhammad Garib Ramadhan.

Kepala Desa Pinang Banjar, Marzuan, menyampaikan apresiasinya kepada pihak UNSRI atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.

Ia berharap materi yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para pekebun nanas dalam mengelola kebun mereka dengan lebih baik.

“Kami sangat berterima kasih kepada UNSRI atas kolaborasi ini. Semoga dengan adanya penyuluhan dan pelatihan ini, para petani nanas di desa kami dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” kata Marzuan.

Selain penyampaian materi dan diskusi, sekaligus Dosen Program Studi Proteksi Tanaman Jurusan Hama Dan Penyakit Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

“Memberikan edukasi bagi pekebun nanas dan mendorong pekebun bisa menerapkan teknologi dan bagaimana mengelola limbah nanas agar bisa dimanfaatkan kembali,” Tutur Titi Tricahyati, S.P , M.Si ketika memberikan materi tentang pengelolaan limbah buah nanas menjadi pupuk organik buatan yang juga didampingi oleh Arsi, S.P, M.Si.

Ditempat yang sama, Weli ( 50) warga setempat, dalam kesempatan tanya jawab seputar penggunaan pupuk dan bagaimana mengatasi hama yang sering menjadi kendala menurunnya angka produksi dalam masa panen nanas.

“Selama ini belum mengetahui bahwa pupuk olahan juga bisa dihasilkan dari limbah nenas dan terima kasih hari ini kami bisa melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan pupuk buatan dan juga bagaimana mengatasi hama yang sering menjadi kendala,” Sebut Weli didampingi warga lainya.

Ketua Pelaksana PKN: CCS 2025, Siti Aysiah menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Desa Pinang Banjar, para panitia, serta pihak-pihak terkait yang mendukung terlaksananya acara pemberdayaan masyarakat ini.

“Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat PKN: CCS 2025, diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan, bukan hanya bagi panitia, tetapi juga sebagai wujud kontribusi nyata dalam menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Aysiah

Dengan sentuhan inovasi dan semangat kolaborasi, “Program Kerja Nyata: Cogito Cerdas Sosial 2025” telah menorehkan jejak positif di Desa Pinang Banjar dan menjadi pendorong semangat agar terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak lagi untuk berkontribusi positif bagi masyarakat pekebun nanas khususnya kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.

Editor robin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *