Mimpi Infrastruktur Berkualitas di Muara Enim Terancam Pupus Proyek Siring Desa Kepur Jadi Bukti Lemahnya Pengawasan

banner 468x60

MUARA ENIM, Zonanusanrara.my.id – Pembangunan siring di Jalan Mayor Tjik Agus Kiemas, Desa Kepur, Kabupaten Muara Enim, menjadi sorotan tajam.

Proyek yang didanai dari APBD Kabupaten Muara Enim TA 2025 senilai Rp 398.669.146,- ini, diduga bermasalah karena dinding siring terlihat retak-retak dan ditambal sebelum proyek selesai. Kamis (25/12/2025).

Kondisi ini memicu kekecewaan warga dan menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh PT. Arshaka Cakra Buana selaku pelaksana proyek.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Muara Enim lebih bijak dan selektif dalam memilih kontraktor untuk proyek-proyek infrastruktur di masa mendatang.

“Pemerintah harus lebih ketat dalam memilih kontraktor. Jangan sampai proyek yang didanai dari uang rakyat hasilnya tidak memuaskan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Pemerhati Pembangunan lokal, Bambang Irawan, S.H., M.H., C.I.J., turut angkat bicara mengenai permasalahan ini.

“Ini adalah contoh nyata bahwa pengawasan proyek di lapangan masih lemah. Pemerintah daerah harus meningkatkan pengawasan dan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang tidak profesional,” tegasnya.

Bambang menambahkan, “Saat ini sudah tanggal 25 Desember 2025, sudah tentu keterlambatan bisa dipastikan terjadi dan kejar tayang akan mengancam mutu pekerjaan.”

Pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkualitas menjadi harapan seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pemilihan kontraktor agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kasus proyek siring Desa Kepur ini adalah alarm bagi Pemkab Muara Enim.

Jika pengawasan dan pemilihan kontraktor tidak diperbaiki, bukan hanya kualitas infrastruktur yang terancam, tetapi juga kepercayaan masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *