Moment HPN,Ini kata Pimred Media Zonanusantara.my.id

banner 468x60

Prabumulih. Zonanusantara.my.id-Setiap tahunnya, Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 Februari, momentum untuk mengingatkan kita akan pentingnya peran pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada artikel ini, kita akan mengenal lebih jauh tentang sejarah, makna, dan peran penting yang dimainkan oleh pers dalam masyarakat demokratis Indonesia.

 

Sejarah Hari Pers Nasional (HPN), pertama kali diperingati pada 9 Februari 1946. Peringatan ini berawal dari momen berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yang menjadi wadah bagi para jurnalis di Indonesia. Pada tanggal tersebut, Presiden Soekarno juga mengeluarkan sebuah pernyataan yang sangat penting mengenai peran pers dalam negara, dengan menekankan bahwa pers memiliki peran yang vital dalam membangun bangsa dan negara yang merdeka.

 

Sejak saat itu, 9 Februari diperingati setiap tahun sebagai Hari Pers Nasional untuk menghargai kontribusi dan pengorbanan para wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka, yang tidak jarang menghadapi tantangan berat.

 

Makna Hari Pers Nasional , bukan hanya sekadar perayaan,tetapi juga merupakan sebuah refleksi bagi seluruh elemen bangsa mengenai pentingnya kebebasan pers. Penguatan jurnalisme yang berintegritas, dan penghormatan terhadap hak-hak wartawan yang dijamin oleh konstitusi, pers adalah salah satu pilar utama dalam sebuah negara demokratis

 

Hal ini yang di sampaikan salah satu Pimpinan Redaksi Media Zonanusantara.my.id ,Ariyanto kepada awak media pada Sabtu (07/02/2026)

 

Dirinya menjelaskan,melalui media Zonanusantara.my.id yang ia pimpin, masyarakat dapat memperoleh informasi yang tepat, obyektif, dan akurat, yang membantu mereka dalam mengambil keputusan yang bijak dan bertanggung jawab.

 

Peran pers dalam kehidupan demokrasi , pers memegang peranan yang sangat penting dalam negara demokrasi seperti Indonesia. Beberapa peran utama pers dalam kehidupan berbangsa.

 

Penyampai informasi, pers berfungsi sebagai penyampai informasi yang objektif kepada publik.

 

Pengawas kekuatan negara, salah satu fungsi utama pers adalah sebagai kontrol sosial terhadap pemerintah dan lembaga-lembaga negara lainnya. Pers memiliki peran untuk mengkritik kebijakan pemerintah dan mengungkapkan fakta yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat, melalui jurnalisme investigatif, pers dapat membantu mengungkap kasus-kasus korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan pelanggaran hak asasi manusia.

 

Pembangun kesadaran sosial, pers juga berperan dalam meningkatkan kesadaran sosial masyarakat tentang isu-isu penting seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan lainnya. Media dapat menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat dan mendorong perubahan positif di dalam masyarakat.

 

Mendorong Partisipasi publik sebagai saluran informasi, pers memberikan ruang bagi masyarakat untuk berdiskusi, berdebat, dan berpartisipasi dalam berbagai isu publik. Dengan demikian, pers dapat memperkuat keterlibatan aktif masyarakat dalam kehidupan politik dan sosial.

 

Tantangan pers di era digital seiring dengan perkembangan teknologi, dunia pers menghadapi berbagai tantangan baru. Perkembangan media sosial dan platform digital telah merubah cara kita mengonsumsi informasi. Namun, ini juga membawa tantangan baru terkait penyebaran berita palsu (hoaks), dis informasi, dan kurangnya akurasi dalam pemberitaan.

 

“Peringatan Hari Pers Nasional menjadi waktu yang tepat untuk mengingatkan kembali pentingnya etika jurnalistik, profesionalisme, dan perlindungan terhadap kebebasan pers,hal ini lah yang selalu saya tekan kan pada jurnalis media Zonanusantara.my.id dan menghimbau kepada setiap Kabiro di berbagai daerah tetap terus suarakan keluhan masyarakat kecil,”Pungkas Ari

 

(Aris k)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *